STIKES Semarang Jalin Kerja Sama dengan PT. Sentral Medika Indonesia untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Inovasi Kesehatan

Semarang, 25 Agustus 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Semarang resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Sentral Medika Indonesia. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi di bidang kesehatan.
Melalui MoU ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk menjalin kerja sama di berbagai bidang strategis, meliputi:
Pendidikan, pelatihan, dan pengembangan kualitas pendidikan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat guna menghasilkan inovasi serta solusi nyata di bidang kesehatan.
Pengembangan teknologi alat kesehatan melalui inovasi, rekayasa terbalik, dan alih teknologi.
Publikasi, dokumentasi, aplikasi, dan implementasi hasil dari kegiatan pelatihan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Bidang lain yang disepakati bersama sesuai dengan kebutuhan dan potensi kolaborasi kedua pihak.
Ketua STIKES Semarang menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi kesehatan yang semakin pesat. “Kami berharap melalui kolaborasi dengan PT. Sentral Medika Indonesia, mahasiswa dan dosen STIKES Semarang dapat semakin berkembang, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu, pihak PT. Sentral Medika Indonesia menekankan bahwa industri dan akademisi harus berjalan beriringan dalam membangun ekosistem kesehatan yang lebih maju. Kerja sama ini diharapkan dapat membuka peluang inovasi serta mendukung penguatan SDM kesehatan yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri.
Dengan ditandatanganinya MoU ini, STIKES Semarang dan PT. Sentral Medika Indonesia optimis dapat menciptakan sinergi positif dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi kesehatan, sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.


