STIKES Semarang Teken MoU dengan GAKESLAB Indonesia, Dorong Kolaborasi di Bidang Alat Kesehatan dan Laboratorium

Semarang, 13 Agustus 2025 – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Semarang resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan GAKESLAB Indonesia (Perkumpulan Organisasi Perusahaan Alat Kesehatan dan Laboratorium) pada Rabu, 13 Agustus 2025. Penandatanganan berlangsung di Hotel Haris Semarang dan disaksikan langsung oleh Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dr. Lucia Rizka Andalucia, Apt., M.Pharm., MARS.
Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan industri, khususnya dalam pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan teknologi di bidang alat kesehatan dan laboratorium. Melalui MoU ini, kedua pihak berkomitmen untuk mengadakan program pelatihan, penelitian, magang, serta pengembangan inovasi yang relevan dengan kebutuhan sektor kesehatan di Indonesia.
Ketua STIKES Semarang menyampaikan bahwa kemitraan ini menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi kesehatan. “Kami yakin kerja sama ini akan membuka peluang besar bagi mahasiswa dan dosen untuk belajar langsung dari praktisi dan perusahaan di industri alat kesehatan dan laboratorium,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum GAKESLAB Indonesia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung kemandirian alat kesehatan nasional. “Industri membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan praktis sesuai perkembangan teknologi. Kerja sama dengan STIKES Semarang adalah salah satu langkah nyata untuk mencapainya,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, alumni STIKES Semarang yang telah mengikuti program pelatihan, penelitian, dan magang melalui kemitraan ini akan memiliki kesempatan lebih luas untuk bekerja di perusahaan-perusahaan anggota GAKESLAB Indonesia. Hal ini diharapkan menjadi jembatan efektif bagi lulusan untuk memasuki dunia kerja, khususnya di industri alat kesehatan dan laboratorium, sekaligus berkontribusi pada peningkatan mutu layanan kesehatan nasional.
Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem kesehatan nasional melalui integrasi pendidikan, riset, dan industri, sejalan dengan visi Kementerian Kesehatan RI dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan mandiri.
